Apa Saja Komponen Kecerdasan Spiritual ?

Apa Saja Komponen Kecerdasan Spiritual ?Belakangan ini istilah Kecerdasan Spiritual ramai dibicarakan orang, tapi ngomong-ngomong apa saja komponen kecerdasan spiritual itu? Toto Tasmara mengidentifikasikan kecerdasan spiritual (Ruhaniah) dengan taqwa. Ia mendefinisikan takwa sebagai bentuk tanggung jawab tersebut akan terasa lebih aplikatif serta memiliki tolok ukur yang jelas serta bisa dilaksanakan secara praktis (workable) sehingga mampu mempengaruhi perilaku kita sehari-hari.

Takwa merupakan bentuk rasa tanggung jawab yang dilaksanakan dengan penuh rasa cinta dan menunjukkan amal presentatif di bawah semangat pengharapan ridho Allah. Sehingga, sadarlah kita bahwa dengan bertakwa, berarti ada semacam nyala api di dalam kalbu yang mendorong pembuktian atau penunaian amanah sebagai rasa “Tanggung jawab yang mendalam“ atas kewajiban-kewajiban kita sebagai muslim. Tentunya pembuktian atau penunaian amanah itu di lakukan dengan semangat yang berwawasan pencapaian amal prestasi.

Tanggung jawab adalah menanggung dan memberi jawaban, sebagaimana di dalam bahasa inggris, kita mengenal responsibility, yakni able to respond. Dengan demikian, pengertian takwa yang kita tafsirkan sebagai “Tindakan bertanggung jawab“ dapat di definisikan sebagai sikap dan tindakan seseorang di dalam menerima sesuatu sebagai amanah dengan penuh rasa cinta ingin menunaikannya dalam bentuk pilihan- pilihan amal shaleh.

Untuk memelihara nilai atau prinsip tanggung jawab tersebut, kita di perintahkan untuk mendidik dan membersihkan hati (tarbiyah dan tazkiyah) secara berkesinambungan agar mata hati tetap di sadarkan untuk menerima cahaya-Nya (Nurani). Misalnya, dengan cara melakukan perjalanan melihat berbagai fenomena alam, mengambil historis dari berbagai peristiwa baik buruk dari hasil peradaban dan kreasi manusia di muka bumi.

Al-Ghozali juga mengemukakan tentang aspek-aspek penting dalam kecerdasan spiritual yaitu taskizayah al-nafs merupakan konsep pembinaan mental-spiritual, pembersihan jiwa dari dosa, atau pembentukan kepriadian yang syarat dengan nilai-nilai agama islam. Dengan demikian tazkiyah al-nafs adalah menumbuhkan dan memperbaiki jiwa dengan sifat-sifat terpuji.

Tazkiyah al-nafs (Spiritualisasi Islam) berhubungan erat dengan soal akhlak dan kejiwaan, serta berfungsi sebagai pola pembentukan manusia yang berakhlak baik, beriman, dan bertakwa kepada Allah, serta memiliki kekuatan spiritual yang tinggi dalam hidup.

Tazkiyatun nafs dipergunakan bagi setiap mukmin yang menginginkan agar jiwa, hati, dan perbuatan tetap bersih, karena kebersihan jiwa akan menentukan diterima atau tidaknya amal ibadah seorang hamba.

Semoga bisa mencerahkan dan menambah kecerdasan spiritual kita, Aamiin

Save

Advertisements

Apa Itu Media Pembelajaran?

Apa itu media pembelajaranApa itu media pembelajaran? ada yang bisa menjelaskan apa itu media pembelajaran? Yuk kita simak apa itu media pembelajaran dari penjelasan singkat dibawah ini. Secara umum media pembelajaran ialah alat bantu dalam proses belajar mengajar.  Apapun yang bisa digunakan untuk merangsang pikiran, perhatian, perasaan, dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar tersebut sehingga bisa mendorong terjadinya suatu proses belajar atau kegiatan pembelajaran. Batasan dari media pembelajaran ini cukup luas serta mendalam dengan mencakup pengertian sumber, manusia dan lingkungan serta metode yang dimanfaatkan dari tujuan pembelajaran atau pelatihan tersebut.
Singkatnya media pembelajaran adalah suatu alat perantara untuk pemahaman makna dari materi yang disampaikan oleh pendidik atau guru baik berupa media cetak atau pun elektronik dan media pembelajaran ini juga sebagai alat untuk memperlancar dari penerapan komponen-komponen dari sistem pembelajaran tersebut, sehingga proses pembelajaran bisa bertahan lama serta efektif, dan suasana belajar pun menjadi menyenangkan.
Proses pembelajaran adalah proses komunikasi yang berlangsung dalam suatu sistem, maka dari itu media pembelajaran tersebut menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran. Tanpa adanya media pembelajaran tersebut, komunikasi tidak akan terjadi dan proses blajar mengajar sebagai proses komunikasi jga tidak akan bisa berlangsung secara efektif dan optimal. Jadi, media pembelajaran tersebut bisa dikatakan sebagai komponen integral dri sistem pembelajaran.
Kesimpulannya, media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat dijadikan peantara untuk menyalurkan pesan, merangsang fikiran, minat, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses blajar pada diri peserta didik.
Berikut adalah media pembelajaran di bagi beberapa jenis, yaitu :
  • Media Visual : grafik, chart, komik, diagram, kartun, bagan, dan poster
  • Media Audial : radio, laboratorium bahasa, tape recorder, dan sejenisnya
  • Projected still media, slide, over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya
  • Projected motion media : film, video (DVD, VCD, VTR), televisi, komputer dan sejenisnya.
Sedangkan tujuan dari media pembelajaran tersebut ialah guna mempermudah proses belajar – mengajar, untuk meningkatkan efisiensi belajar-mengajar, menjaga relevansi dengan tujuan belajar, untuk membantu konsentrasi mahasiswa dan lain-lain.
Semoga bisa mencerahkan, bahan diambail dari beberapa sumber

Save